Cara Membedakan Cucak Jenggot Jantan dan Betina Akurat

Cucak Jenggot, Empuloh Janggut, Grey-Cheeked Bulbul atau Alophoixus bres adalah jenis burung kutilang berjenggot putih. Ia tergolong burung omnivora atau pemakan segalanya. Jadi ia bisa makan buah-buahan, biji, maupun serangga kecil. Membedakan cucak jenggot jantan dan betina akurat memang sulit,

New Project

Sebagaimana saat membedakan Cucak Ijo atau Cucak Rowo. Kita perlu tahu dulu tentang ciri-ciri fisiknya. Tentu yang paling mudah dikenali adalah jenggotnya atau juntaian bulu lebat di dagu.

Tapi, apakah seluruh Cucak Jenggot memiliki, baik yang cewek maupun cowok? Mari kita kupas perlahan-lahan ya, sob!

Ukuran tubuhnya terbilang pendek karena hanya kisaran 22 cm-an saja. Namun karena bulunya yang tebal dan lebat, menjadikannya jadi terlihat gendut. Sobat udah tahu belum, bagaimana cara membedakan cucak jenggot jantan dan betina akurat?

Perbedaan Cucak Jenggot Jantan dan Betina

cucak jenggot hantan
cucak jenggot hantan

Alophoixus bres tergolong ke dalam burung monomorphic, artinya untuk membedakan cucak jenggot jantan dan betina akurat agak sulit. Soalnya penampilan keduanya sangat mirip.

Tapi senang saja, bro! Kalau kalian mempelajari ciri-ciri fisik di bawah ini, pasti jadi gampang kok mengenalinya. Silahkan simak poin-poin karakteristiknya di bawah ini sebelum membedakan cucak jenggot jantan dan betina akurat.

Karakteristik Cucak Jenggot Jantan

Kalau kalian seorang kicau lover, pasti tahu banget kalau si Mbah Jenggot Jantan ini gacor banget suaranya. Tapi kalian harus tahu ciri-ciri Cucak Jenggot jantan berikut ini:

  • Cucak Jenggot jantan memiliki jenggot putih di dagunya. Tentu saja sebenarnya ini hanyalah bulu, bukan rambut jenggot beneran!
  • Tubuhnya panjang maksimal, bisa sampai 22 cm-an
  • Hobi berdiri tegak membusungkan dada, seolah-olah habis nge-gym aja, pamer otot
  • Kepalanya lebih besar, tentu karena volume otaknya lebih besar, makanya jadi cerdas secara verbal
  • Bulu di kepalanya lebih lebat, jadinya mirip banget sama kakek-kakek berjenggot deh
  • Kalau di gantangan kandang, dia nggak bisa diam, hiperaktif banget karena terbang-terbang terus
  • Suara kicau gacor dan variatif isiannya
  • Bentangan sayap lebih melebar dan kokoh daripada betina
  • Lingkar katup matanya besar, dengan seringai yang tajam seperti ngajakin berkelahi
  • Ekornya terlalu lempeng alias lurus
  • Tulang supit urangnya rapat dan keras
  • Anusnya menonjol

Nah, gimana nih Bro? Coba deh kalian cek jagoan milik kalian. Keluarkan dari kandang dan mulai analisis. Apalagi kalau yang masih trotolan kan butuh pengamatan jeli untuk membedakan Cucak Jenggot jantan dan betina akurat.

Karakteristik Cucak Jenggot Betina

Meski jarang diikutkan lomba, pelihara yang betina juga oke kok. Apalagi untuk para breeder yang pengin ternaknya menghasilkan telur-telur berharga. Nih, simak aja ciri-ciri Cucak Jenggot betina:

  • Cucak Jenggot betina juga memiliki jenggot di dagu. Makanya jangan janggutnya aja yang jadi patokan untuk menganalisis perbedaan jantan dan betina
  • Kalau berdiri lebih bungkuk karena badannya gendut
  • Kepalanya lebih kecil daripada betinanya
  • Lingkar matanya pipih dan sorot mata sayu
  • Lehernya seperti pendek nggak kelihatan karena tertutup bulu lebat
  • Tulang supit udang renggang dan lebih lunak daripada jantan
  • Kalau didekatkan dengan jantan Cucak Jenggot, si betina ini akan mengepak-ngepakkan sayap lebih aktif. Mungkin lagi caper kali ya, sob?

Video Membedakan Cucak Jenggot Jantan dan Betina Akurat

Supaya kita lebih mudeng tentang perbedaan jenis kelamin keduanya, mari langsung aja tonton video ini ya:

YouTube video

Yang namanya burung kalau sedang sendirian memang sulit dikenali jenis kelaminnya kalau tidak diamati baik-baik. Kalau dari kejauhan, tanpa memegang memang sulit membedakan cucak jenggot jantan dan betina akurat. Makanya kalau mau mengamati burung nyentrik ini mesti dikeluarkan dari kandang.

Nah, kalau sobat mau download suara Cucak Jenggot juga bisa banget. Selain lebih gacor, suara jantan Jenggot juga lebih keras volumenya, loh! Pantas aja sering ikut kontes burung kicau, ya?