Sarang Murai Batu Asli di Hutan dan Penangkaran

324views

Sarang Murai Batu, ada yang pernah melihatnya? Kalau yang punya hobi berburu Murai di hutan pasti pernah melihat sarang asli ini.

Suara Burung Jos

Murai Batu atau Copsychus malabaricus memang suka tinggal di hutan sekunder yang rapat. Sarangnya diletakkan di lubang-lubang pohon yang agak tinggi. Mereka membuat sarang dari perpaduan dahan, akar, batang atau pohon pakis.

Yang unik di sini barangkali adalah pakis. Tanaman paku-pakuan ini memang banyak ditemukan di hutan dataran rendah. Mudahnya memperoleh pakis juga membuat banyak penangkar Murai Batu memilih pakis untuk membantu membuat sarang Murai artificial di peternakannya.

Teknik pembuatan sarang Murai di penangkaran juga biasanya dilakukan secara alami. Artinya sang Breeder membiarkan Murai Batu membuat sendiri sarangnya. Setelah sebelumnya ia mempersiapkan kondisi lingkungan penangkaran semirip mungkin dengan habitat Murai asli di hutan.

Penyediaan bahan-bahan pembuat sarang juga diperlukan agar Murai bisa membuat sendiri sarangnya di habitat baru penangkaran. Biasanya bahan yang dipilih adalah tanaman pakis karena memang ini dapat diperoleh dengan mudah. Selain itu juga menyediakan kotakan atau batang bambu untuk memudahkan meletakkan sarang buatan ini.

Sarang Murai Batu di Alam

Sarang murai batu di hutan
Sarang murai batu di hutan

Kalau di alam, sarang Murai akan mudah ditemukan di kawasan hutan dataran rendah hingga menengah. Biasanya ada di pohon-pohon sedang hingga tinggi. Sarang ini akan diletakkan di lubang-lubang pohon. Kondisi inilah yang membuat rentan penebangan pohon pula oleh para pemburu Murai yang kesulitan mengambil sarangnya karena minimnya peralatan.

Murai Batu adalah jenis burung yang memiliki pertahanan sangat bagus dalam menjaga wilayahnya. Karakter fighternya ini membuatnya bisa menjaga wilayah kekuasaannya agar tidak dimasuki burung atau koloni burung lain. Agar tidak terjadi perebutan makanan dan jodoh.

Yang membuat sarang Murai Batu adalah jenis Murai Betina. Sang betina akan mengerami telur dari 12-15 hari. Sedangkan sang jantan bertugas mencari makanan dan menjaga wilayah kekuasaan.

YouTube video

Gambar Sarang Murai Batu di Penangkaran

Kalau bicara tentang penangkaran, artinya adalah bicara tentang usaha peternakan burung Murai. Jangan mengira sarang Murai hanya dapat ditemukan di alam, ya? Kalau kita main ke penangkaran, mereka juga punya sarangnya kok!

Seperti apa ya bentuknya? Coba deh lihat Video di bawah ini, keren kan?

YouTube video

Nah, teman-teman sekarang sudah paham ya bagaimana wujud sarang Murai Batu yang asli. Sekarang kalau disuruh berburu di alam, kayaknya makin semangat nih?

Tapi ingat ya, burung ini dilindungi. Jadi berburu pun harus bijaksana, jangan sampai Murainya malah punah karena telur dan sarangnya diambilin terus.

Untuk teknik berburu Murai Batu yang aman dan tetap menjaga kelestarian akan kami share di waktu yang lain ya. Yang penting kita sudah makin paham tentang sarang Murai, sehingga mudah dalam usaha penangkaran.